You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Satgas Kolaborasi Tanggap Bencana DKI Pindahkan Penyintas Erupsi Semeru ke Tempat Pengungsian Baru
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Satgas Kolaborasi Tanggap Bencana DKI Pindahkan Penyintas Erupsi Semeru ke Tempat Pengungsian Baru

Satuan Tugas (Satgas) Kolaborasi Tanggap Bencana DKI Jakarta telah merelokasi 408 pengungsi dari posko pengungsian awal ke tempat pengungsian baru.

Diharapkan bisa lebih membuat pengungsi merasa aman dan nyaman

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Sabdo Kurnianto mengatakan, ratusan pengungsi tersebut direlokasi ke tiga lokasi baru dengan rincian, pengungsi dari Posko KPRI Dwija Raharja dipindahkan ke SMA Negeri Candipuro, pengungsi dari Kantor Camat Candipuro dipindahkan ke SMP Negeri 1 Candipuro, dan pengungsi dari Kantor Desa Jarit dipindahkan ke SMP Negeri Satu Atap Jarit, Candipuro.

"Berdasarkan data yang ada ratusan pengungsi itu terdiri dari dua bayi, 12 balita, 76 anak-anak, 259 orang dewasa, dua ibu hamil dan 57 lansia," ujarnya, Jumat (10/12).

Tiba di Lumajang, Tim Satgas Kolaborasi Tanggap Bencana Pemprov DKI Segera Salurkan Bantuan

Sabdo menjelaskan, relokasi dilaksanakan untuk membantu para pengungsi mendapatkan fasilitas di tempat pengungsian yang lebih memadai.

"Fasilitas serta sarana dan prasarana yang ada di lokasi pengungsian baru diharapkan bisa lebih membuat pengungsi merasa aman serta nyaman," terangnya.

Ia menambahkan, selain melakukan relokasi, Satgas Kolaborasi Tanggap Bencana DKI Jakarta juga membantu para pengungsi untuk mengangkut barang atau perlengkapan rumah tangga ke area pengungsian.

"Kami juga membantu memenuhi kebutuhan logistik bagi para penyintas erupsi Semeru di lokasi pengungsian," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang penyintas erupsi Semeru, warga Dusun Sumberwuluh Tengah, Desa Sumberwuluh, Suwanto (50) menuturkan, dalam kondisi serba terbatas, dirinya bersama keluarga dan banyak warga lainnya mengungsi di KPRI Dwija Raharja.

"Kalau di tempat lama itu rasanya kurang nyaman apa lagi saya bersama keluarga saya. Alhamdulillah, ada gerak cepat Satgas dari DKI yang menyediakan bus untuk proses pemindahan kami dan barang bawaan kami ke tempat pengungsian yang baru," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3272 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2897 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1649 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1468 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1296 personFolmer